# Belajar Financial Literasi Itu Penting

Avianto Tiyo
Avianto Tiyo
Jan 17, 2020 ยท 4 min read

Apapun background mu saat ini, berapapun usiamu saat ini, dari keluarga kaya atau biasa saja, dari lulusan apa saja, kamu perlu mengerti seluk beluk dunia financial terutama Piutang.

Kali ini saya tidak membahas piutang dari sisi syariah, atau hukum dasar Islam, karena hutang dalam Islam sudah fix dan tidak bisa di ganggu gugat apapun alasan dan diksi nya.

Saya mau mencoba untuk membahas dari sisi konvensional yang wajib di ketahui. karena alasan syariah-pun ketika kamu masuk dalam lingkaran hutang kamu harus menyelesaikan.

Sisi pengetahuan syariah perlu di ketahui lebih awal agar kita tidak bermandikan riba. Sisi financial literasi perlu kamu pelajari agar kita bisa beradaptasi denga aturan manusia.

Saya tidak menggunakan Kartu Kredit, Hutang Bank (kita singkat "hutang" saja) untuk kebutuhan pribadi, semua saya gunakan untuk puratan bisnis. Tidak ada yang salah dengan kondisi ini. 99% pengusaha pasti punya hutang (dalam bentuk apapun).

Bahaya Riba Bahaya Riba

Alkisah setelah saya keluar dari bisnis, masih ada sisa hutang yang belum sempat terbayar, karena tidak ada uang di rekening, semua kosong karena tidak ada gaji dan pemasukan. Lanjut, hutang itu menumpuk dan terus berbunga, dan terus ber-denda.

# Step by step

# Step 1. Macet kan saja.

Ya saya macet kan saja hutang itu selama lebih dari 13 bulan, 1 tahun lebih, walhasil kita akan kena coll 3. Dan semua bank langsung telp setiap hari menagih.

# Step 2. Tak perduli dengan bunga dan denda.

Saya tidak pernah membuka tagihan rekening koran selama 1 tahun. sengaja saya biarkan. saya tidak peduli dengan coll 3, toh di akherat tidak ada klausul itu. Tapi utangnya harus lunas laaah.

# Step 3. Hutang tetap Hutang, Mau Ngapain Tetap Hutang.

Hutang jadi aset, ya itu bisa tapi bagi saya pribadi (penilain pribadi kalau anda tidak cocok ya sudah gak usah nge-gas) hutang tetap hutang. Persiapannya adalah "Lunasi"

# Step 4. Fokus pada Income.

Hari per hari fokus saya adalah nge-gas pemasukan. apapun aktifitasnya, mau coding kek, mau seting infra kek, mau digital marketing kek, yang penting fokus.

# Step 5. Datangi Ke Bank, Bayar Hutangnya.

Saya mendatangi 3 bank dimana semua hutang saya macet. satu per satu saya bawa surat tagihan dari masing masing bank. Yang jelas sudah bawa duit bro....

# Step 6. Minta Maaf dan Minta Penghapusan Bunga Dan Denda.

Yap ini wajib di lakukan, minta maaf ajah gak usah sungkan, gak perlu gengsi. Minta maaf dan akan bayar lunas dalam tempo se singkat singkatnya. Alias Rekonsiliasi. Karena bunga nya saja bisa buat beli motor brooo....

# Step 7. Hutang Di Rekonsiliasi. Denda & Bunga di Hapus.

Bayar lunas, dan yang pasti minta surat keterangan lunas, ini Wajib biar sebagai bukti kuat kalau kita sudah membayar semua kewajiban.

# Pesan

Pesan apa yang ingin saya sampaikan :

  • Jangan hutang kalau kamu tidak tahu klausul hukum, aturan main dan segala jebakannya.
  • Gak punya duit diem ajah. itu lebih baik.
  • Hutang tetap hutang, wajib di lunasi.
  • Meskipun pake kartu kredit, kamu sudah mensetujui terjadinya bunga dan denda. Itu sudah termasuk jebakan riba meskipun kamu blm pakai duitnya.
  • Kalau kamu sudah hijrah, kemudian sudah ikut kajian, tetap bayar hutang mu, cicil kalau perlu. Tapi rekonsiliasi dl. Minta menghapusan denda dan Bunga.
  • Bank selalu menjebak, kamu gak pinter pasti ke-uber uber, suka gak suka terserah kamu.
  • Ikut seminar apapun, workshop apapun, Hutang tetap Hutang, Harus kamu bayar. Berapapun nominalnya, berapapun kondisi nya.
  • Siapapun mentor favorit mu. Hutang tetap Hutang.
  • Hutang Jadi Aset. Tetap berawal hutang, mau kyk gimanapun tetep hutang entah seterusnya jadi aset, tetep awal mulanya hutang, gak berubah. (terserah yang hobi hutang pasti akan nge-gas dengan ini).
  • Apapun asalan mu tentang hutang. Hutang akan membawa di gundahan hati, membawa kehinaan di pagi hari dan kegelisan di malam hari. apapun bentuk hutang mu, bagaimanapun cara mu membayarnya. (kamu gak akan lepas dari hal ini)

# Kesimpulan

Lunasi saja, berdoa, dan berniat untuk menyelesaikan. Belajar sisi hukum made by bank, termasuk syariah dlm agama. Hijrah boleh, tetep di bayar dan jangan lari. Jangan menghina yang masih berhutang, bantu orang lain yang masih berhutang.

"Tulisan ini saya tujukan agar yang saat ini masih hutang bisa sedikit mendapat wawasan."

# Sumber