# Otak: Nafsu Cerewet Yang Tidak Pernah Bersyukur

Redaksi El-Samsi
Redaksi El-Samsi
Apr 11, 2021 · 2 min read

Ada tujuh lathaif pada diri manusia. Satu di antara lathaif itu ada pada otak, yang disebut lathifatu al-qalab atau biasa disebut juga sebagai lathafatu al-nafsi al-nathiqah.

Tahukah anda, mengapa disebut lathifatu al-nathiqah? Ya, itu disebabkan karena potensinya untuk cerewet. Sampai menjelang tidur pun, lathifah satu ini tidak pernah berhenti dari sifat cerewetnya. Sekalipun mulu dikunci, lidah terpatri, otak akan selalu menjadi bagian tercerewet dan selalu membisikkan begini dan begitu. Imbasnya, jika seorang insan menurutinya, ia akan punya watak kurang bersyukur dengan apa yang dimilikinya. Bahkan, nikmat yang Allah Ta'ala berikan pun akan senantiasa ia ingkarinya.

Allah sudah perintahkan mencari rezeki dengan sarana yang halal, namun hal itu tidak dilakukannya. Namun, justru mengambil jalan pintas, mencari rezeki dengan jalan yang tidak diridlai Allah. Merekayasa akad secara haram (hilah muharammah).

Qaum yang pertama kali melakukan rekayasa akad, adalah kaumnya Nabi Musa, yaitu Bani Israil. Ia merekayasa dari sesuatu yang dilarang oleh Allah berupa mencari ikan di Hari Sabtu. Namun, ia membuat jaring yang di pasang di Hari Jum'at sehingga ikan-ikan tidak bisa keluar dari jaring pada esok harinya. Lalu ia tinggal memunguti ikannya di hari Ahad / Minggu.

Karena rekayasanya itu, Allah Ta'ala jadikan mereka monyet. Monyet merupakan simbol binatang yang rakus. Tidak hanya tangannya yang dipakai untuk memegang makanan. Kakinya pun dipakai untuk berebut. Itulah buah dari otak, lathifatu al-nafsi al-nathiqah. Si Cerewet yang tidak pernah puas dengan limpahan rezeki yang halal, dan lebih memilih melakukan rekayasa. Pribadi yang demikian, dilambangkan dalam al-Qur'an sebagai :

كُوْنُوْا قِرَدَةً خٰسِـِٕيْنَ

..."Jadilah kalian wahai manusia rakus, layaknya monyet yang hina". (QS. Al-Baqarah (2) : 65, Al-A'raaf (7) : 166).

Semoga kita dijauhkan dari sifat menuruti otak, Si Cerewet yang tidak pernah puas dengan rezeki dari Allah SWT! Amin ya rabbal 'alamin.

# Sumber